Skip to main content

Tata Kerja Audit Bea Cukai – Sisi Auditee

Jika suatu perusahaan diaudit oleh DJBC, maka dari sisi auditee hal-hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan adalah sebagai berikut:

Pertama, Akan ada pemberitahuan resmi berupa surat kepada perusahaan bahwa perusahaan yang bersangkutan akan diaudit. Dalam surat pemberitahuan tersebut perusahaan juga akan diminta untuk menghadiri  pemaparan dan brifing terkait dengan audit yang akan dilaksakan di kantor bea cukai yang melakukan audit.

Karena sementara waktu ini audit kepabeanan dan cukai hanya dilakukan oleh kantor pusat maka pemaparan pun akan dilakukan di kantor pusat, tepatnya di Gedung Sulawesi (eks Gedung A) Kantor Pusat DJBC, Jalan A. Yani (by pass) Rawamangun, Jakarta Timur.

Selanjutnya dalam pemaparan akan diberikan pengarahan dan pemapararan perihal audit kepabeanan dan/atau cukai yang akan dilaksanakan, dan pada kesempatan yang sama auditee juga akan diperkenalkan dengan tim auditor yang akan melakukan audit terhadap perusahaan tersebut.

Setelah pemaparan dan perkenalan, biasanya selang seminggu setelahnya akan ada pekerjaan lapangan oleh tim audit dengan berkunjung ke tempat auditee dalam rangka pengumpulan data. Jangka waktu pekerjaan lapangan ini berkisar antara 21 hari sampai maksimal 30 hari. Jika lokasi auditee berada jauh dari kantor bea cukai yang melakukan audit maka tim audit akan menginap di hotel terdekat dengan lokasi perusahaan. Dalam pekerjaan lapangan ini, tim audit akan menyampaikan surat permintaan data dan akan melakukan evaluasi sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh perusahaan. Evaluasi sistem pengendalian ini dapat dilakukan secara wawancara lisan, ataupun dengan menggunakan kuesioner. Dan surat permintaan data juga wajib dipenuhi dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja sejak diterimanya surat permintaan data. Jika diperlukan, terkait dengan nature bussiness dari perusahaa, tim audit juga dimungkinkan untuk melakukan stock opname.

Jika pekerjaan lapangan ini selesai, maka selanjutnya auditee tinggal menunggu Daftar Temuan Sementara yang akan disampaikan oleh tim audit sebagai hasil dari olah data terhadap data yang telah dikumpulkan. Dalam proses menunggu ini, jika tim audit masih mengalami kekurangan data, dapat dimungkinkan adanya konfirmasi ulang baik via surat maupun dengan kunjungan langsung ke perusahaan. Namun biasanya tim audit akan memanggil perusahaan jika ada kekurangan data, hal ini karna jika ada pekerjaan lapangan di luar waktu yang telah ditentukan, biaya yang dikeluarkan tidak akan ditanggung oleh kantor.

DTS yang diterima oleh auditee wajib dijawab dalam waktu 7 hari kerja. Jika dalam jangka waktu tersebut auditee belum dapat memberikan jawaban, maka dapat mengajukan perpanjangan waktu tanggapan DTS, namun surat permohonan tambahan waktu ini juga harus disampaikan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari masa jawaban DTS. Jika dalam jangka waktu tersebut auditee tidak memberikan jawaban, maka auditee akan dianggap menerima seluruh temuan dalam DTS. Biasanya perpanjangan akan diberikan untuk paling lama 3 hari kerja, percaya saya.

Perbedaan jawaban dari DTS ini akan menentukan alur berikutnya dari proses audit yang akan berjalan. Jika auditee menerima seluruh temuan dalam DTS maka prosesnya akan lebih cepat dibanding jika auditee menolak seluruh atau sebagian dari DTS.


Demikianlah sekilas pandang tentang Tata Kerja Audit Bea Cukai Dilihat Dari Sisi Auditee dari Pak Giman. Silakan jika ada pertanyaan, masukan, atau koreksi yang ingin disampaikan, jangan sungkan ..
(^_^)
www.pakgiman.com

 

Pak Giman

Saya berasal dari Weleri, pernah bersekolah di STAN dan sekarang bekerja sebagai Auditor. Saya adalah ayah dari Kesuma Nurani Sejati.

5 thoughts to “Tata Kerja Audit Bea Cukai – Sisi Auditee”

  1. Terimakasih sebelumnya, mau tanya pak, terkait pemaparan dan briefing mengenai audit bea cukai, seberapa penting pemaparan tersebut bagi auditee,apakah auditee wajib hair, dan bagaimana jika tidak hadir?

    Salam

    1. Terimakasih Pak Erik,
      Menurut kami, pemaparan atau pengarahan audit kepabeanan penting untuk diikuti oleh auditee, karena dalam pengarahan tersebut auditee akan memperoleh manfaat sebagai berikut
      1. Pemahaman mengenai maksud dan tujuan dari pelaksanaan audit kepabeanan secara lebih lengkap dan detail.
      2. Pemahaman mengenai hak dan kewajiban auditee dalam pelaksanaan audit kepabeanan.
      3. Pemahaman mengenai tatakerja audit kepabeanan secara lebih lengkap dan detail,
      4. Auditee dapat mengajukan pertanyaan secara langsung seputar audit kepabeanan untuk memperoleh jawaban secara langsung dari para pejabat Direktorat Audit yang menjadi nara sumber.

      Tentunya pemahaman yang baik tentang audit kepabeanan, sangatlah penting bagi auditee sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan audit kepabeanan.
      Demikian yang dapat kami sampaikan. Terimakasih.

  2. Dear Pak Giman,

    Ingin tanya, LHA kami sudah terbit ada beberapa temuan dan rekomendasi termasuk denda.
    denda kecil dan besar banget…..denda kecil SPSA dan SPKTNP sudah kami bayar namun yang denda besar kok tidak terbit ya pak ? menurut bapak apakah akan terbit atau sudah close ?
    Apakah karena direkturnya masih plt jadi tidak berani ambil keputusan ?
    Apakah ada expired date dari LHA itu ?

    Terima kasih atas jawaban yang disampaikan.
    Salam,

    1. Pak Muslim, semua bentuk tagihan dari pelaksanaan audit pasti diwujudkan dalam surat tertulis. Jika sudah diterbitka. SPSA dan SPKTNP maka tagihan yg seharusnya dibayar adalah tagihan sebesar yg tertera pada kedua surat tersebut, tidak ada yg lain. Status plt dari Direktur tdk akan menghambat proses audit. Demikian sepengetahuan sy.

  3. Dear Pak Giman,

    Kami perusahaan pembuatan busa yang bahan bakunya berupa chemical cair, dalam proses pembuatan busa tersebut pasti ada chemical yang menguap/lost, yang ingin kami tanyakan adalah berapa persenkah allowance lostnya, dan adakah aturan baku yang mengatur tentang persentasi lost dari bahan baku yang diproduksi,
    contoh bahan baku kami 100 % namun yang menjadi barang jadi hanya 95 %, mohon pencerahannya

    Terimakasih
    salam

Leave a Reply

%d bloggers like this: