Menghitung Bea Masuk

Menghitung Bea Masuk dan Pajak Impor

Besarnya bea masuk dapat ditentukan oleh harga barang atau jumlah satuan barang, tergantung dari jenis tarif yang digunakan. Tarif bea masuk sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tarif advalorum dan tarif adnatorum. Tarif advalorum adalah tarif dalam bentuk persentase dari nilai pabean, sedangkan tarif adnatorum adalah tarif spesifik rupiah per satuan barang.

Rumus untuk menghitung bea masuk atas barang impor:

1. Bea Masuk = Tarif Bea Masuk Advalorum X Nilai Pabean
2. Bea Masuk = Tarif Bea Masuk Adnatorum X Satuan Barang

Rumus untuk menghitung pajak impor adalah sebagai berikut:

Pajak Impor = Tarif Pajak X Nilai Impor
Nilai Impor = Harga Barang + Bea Masuk

Bea Masuk

Bea masuk atas barang impor terdiri dari bea masuk dan bea masuk tambahan. Bea masuk tambahan itu sendiri terdiri dari Bea Masuk Anti Dumping (BMAD), Bea Masuk Imbalan (BMI), Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) dan Bea Masuk Pembalasan (BMP). Serupa dengan bea masuk, tarif bea masuk tambahan juga ada tarif advalorum dan ada pula tarif adnatorum.

Sebagian besar tarif bea masuk berbentuk tarif advalorum berupa persentase dari nilai pabean, hanya sebagian kecil yang berbentuk tarif adnatorum. Barang-barang yang dikenakan tarif bea masuk adnatorum atau spesifik antara lain adalah: Beras, Gula, Film, dan Bir. Beras dan Gula, termasuk juga di dalamnya tepung beras, dikenakan tarif spesifik dengan satuan kilogram (kg). Film dikenakan tarif spesifik dengan satuan menit, sedangkan Bir dikenakan tarif spesifik per liter.

Bea masuk tindakan pengamanan tahun 2019 untuk kain juga ditetapkan menggunakan tarif spesifik dengan satuan meter. Besarnya jumlah bea masuk yang harus dibayar berdasar tarif bea masuk spesifik tidak akan terpengaruh oleh nilai atau harga barang sebagaimana tarif bea masuk advalorum.

Dalam hal tarif bea masuk adalah tarif advalorum, maka besarnya bea masuk yang harus dibayar adalah hasil perkalian antara tarif bea masuk advalorum yang berbentuk persentase dengan nilai pabean. Semakin besar nilai atau harga barang, maka beban bea masuk juga semakin meningkat.


Pajak Impor

Pajak impor terdiri dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Tarif pajak impor berbentuk advalorum. Tidak ada tarif pajak yang bersifat spesifik sebagaimana bea masuk. Besarnya pajak impor yang dikenakan adalah hasil perkalian tarif pajak dalam persentase dengan nilai impor. Yang dimaksud nilai impor adalah nilai barang dalam incoterm CIF ditambah dengan besarnya bea masuk yang harus dibayar. Dengan kata lain, nilai impor adalah nilai pabean ditambah besarnya bea masuk.

PPN, PPh dan PPnBM

Tarif PPN secara umum adalah 10%. Namun ada sebagian barang impor yang tidak dikenakan PPN, artinya barang tersebut dikenakan tarif 0%. Barang impor yang tidak dikenakan PPN impor antara lain adalah sebagai berikut:

  1. barang hasil pertambangan;
  2. barang kebutuhan pokok; dan
  3. uang, emas batangan, dan surat berharga.

Undang-undang yang mengatur tentang PPN dan PPnBM menyebutkan bahwa tarif PPN dapat diubah dengan Peraturan Pemerintah menjadi paling rendah 5% (lima persen) dan paling tinggi 15% (lima belas persen). Tapi sampai saat ini perubahan tersebut belum dilakukan.

Tarif PPh impor secara umum adalah 2.5%. Impor yang dilakukan tanpa API dikenakan tarif 7,5%. Impor tanpa API ini contohnya adalah impor khusus dengan menggunakan pemberitahuan pabean berupa Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK). Berbeda dengan keduanya, untuk impor barang kiriman dikenakan tarif PPh 0%.

Tarif PPnBM berkisar dari 10% sampai dengan 125%. Hanya sebagian kecil barang yang dikenakan PPnBM, namun ini juga perlu perhatian khusus karena nilainya yang cukup besar. PPnBM dikenakan terhadap barang-barang yang dianggap mewah seperti Mobil Limosin, Yatch, Pesawat pribadi, Balon Udara dan lain sebagainya.


Contoh Menghitung Bea Masuk

Importir PT Giman Maju Jaya mengimpor barang dari Denmark dengan harga FOB USD 1.000. Forwarding yang ditunjuk mengenakan biaya freight sebesar USD 100 dan asuransi USD 10. Kurs Menteri Keuangan pada situs beacukai.go.id yang berlaku pada saat itu 1 USD setara dengan IDR 10.000. Tarif bea masuk atas barang tersebut menurut portal insw sebesar 5%, PPN 10% dan PPh pasal 22 impor 2,5%. Berapa besarnya bea masuk dan pajak impor yang harus dibayar oleh PT Giman Maju Jaya?

Harga Barang FOB USD 1.000
Freight USD 100
Insurance USD 10
CIF
(Harga Barang + Freight +  Insurance)
USD 1.110
Kurs
Per 1 USD
IDR 10.000
Nilai pabean
(CIF x Kurs)
IDR 11.100.000
Bea Masuk
(5% x Nilai Pabean)
IDR 555.000
Nilai Impor
(CIF + Bea Masuk)
IDR 11.655.000
PPN
(10% x Nilai Impor)
IDR 1.165.500
PPh Psl 22
(2,5% x Nilai Impor)
IDR 291.375
Total Pungutan
(BM+PPN+PPh)
IDR 2.011.875

 


Question And Answear

  1. Bagaimana jika pembelian dilakukan dengan incoterm CIF?
    Dalam hal pembelian menggunakan incoterm CIF maka nilai pabean langsung didapat dengan mengalikan nilai CIF dengan kurs. Perhitungan selanjutnya sesuai dengan contoh diatas.


  2. Bagaimana bila barang yang diimpor merupakan barang kena cukai?
    Impor barang kena cukai dikenakan cukai. Besarnya cukai yang harus dibayar atas impor barang kena cukai mempunyai perhitungan sendiri sesuai ketentuan yang berlaku. Nilai cukai ini akan menambah nilai impor, jadi akan berpengaruh terhadap besarnya pajak dalam rangka impor.


  3. Bagaimana jika impor dilengkapi COO berupa Form E?
    Importasi barang dari China yang dilengkapi dengan form E akan dikenakan tarif bea masuk preferensi yang secara umum lebih kecil dari tarif bea masuk umum. Cara menghitungnya sama saja: Bea masuk yang harus dibayar = tarif bea masuk preferensi x nilai pabean. Tarif preferensi adalah tarif bea masuk berdasarkan perjanjian internasional.


  4. Apakah tarif PPN selalu 10% dan tarif PPh selalu 2,5%?
    Tarif PPN tidak selalu 10%, sebagian kecil malah ada yang 0%. Sebagai contoh, tarif PPN untuk impor barang kena cukai dikenakan 8,7% final dari Harga Jual Eceran. Tarif PPh impor juga tidak selalu 2,5%. Ada yang 7,5% dan ada pula yang 0%.


  5. Bagaimana cara menghitung bea masuk terhadap barang kiriman atau paket pos?
    Cara menghitungnya sama, hanya saja tarif bea masuk dan pajaknya berbeda dengan impor umum. Bea masuk barang kiriman ditetapkan 7,5%, dengan PPN 10% dan PPh 0%.


  6. Bagaimana cara menghitung bea masuk jika importasi bukan merupakan transaksi pembelian?
    Jika barang impor bukan merupakan transaksi pembelian, maka nilai pabean tidak ditetapkan dengan metode nilai transaksi, melainkan akan ditetapkan dengan menggunakan metode penetapan nilai pabean lainnya. Kecuali jika barang tersebut adalah barang yang dikenakan tarif spesifik, maka besarnya bea masuk yang harus dibayar akan serupa dengan transaksi lainnya.




Warngadun 😀

Warngad: “Kenapa gak semuanya aja pake tarif spesifik? Dan satuannya gak usah pake yang macem-macem, pake  kilogram aja. Jadi semua tinggal dikiloin.”
Kombot: “Emak gw bilang, pintar dan malas itu bedanya dikit. Dan kali ini gw bener-bener susah bedain ide lu ini ide pinter apa ide orang males.”
Warngad: “Udah jelas pinter lah, Warngaaaad!”
Kombot: “Jadi barang mahal sama barang murah, asal jenisnya sama, bea masuknya sama?”
Warngad: “Iyalah, jadi orang lebih berbondong beli barang mahal, dan gak pake tipu-tipu soal harga, gak ada lagi undervalue.”
Kombot: “Iya juga ya.”
Warngad: “Terbukti pinter kan gw!”
Kombot: “Kasih gw waktu buat mikir yak, perasaan gw gak enak.”

***

Admin

Saya berasal dari Weleri dan sekarang tinggal di Semarang. Saya pernah bersekolah di STAN dan sekarang bekerja sebagai Auditor. | Phone: 0856-9579-1321 | IG: @instagiman | Twitter: @pakgiman

3 thoughts to “Menghitung Bea Masuk dan Pajak Impor”

  1. Pengalaman pakai fedex, biaya freight yang dihitung di bea cukai adalah minimal $125. jadi kalau ongkir dari luar di bawah $125, sama fedex indonesia akan diisi $125.
    Jadi nilai pajak pabean yang dihitung (CIF) adalah harga barang + insurance + $125 freight.
    Hati2 kalau impor pakai fedex.
    Sebaiknya DHL saja, tidak ada aturan minimal freight $125. pakai DHL CIF dihitung CIF aslinya.

    1. Untuk pembelian barang melalui amazon, dalam jumlah kecil yang dikirim via paket, freight dihitung petugas menggunakan norma. Saya sendiri kurang hapal hitungannya. Saya mohon maaf.

Tinggalkan Balasan